Tanggul Saribumi RW 18 Binong Dibangun, Harapan Warga Terbebas dari Banjir Mulai Terwujud
jurnal-ankol.id;TANGERANG|| Harapan warga Lingkungan Saribumi, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, untuk terbebas dari langganan banjir akhirnya terwujud. Pembangunan Tanggul Saluran Saribumi kini berjalan lancar, dipantau langsung oleh masyarakat dan awak media pada Minggu (20/9/2026). Proyek ini merupakan wujud nyata penanganan masalah yang selama ini kerap merendam pemukiman saat curah hujan tinggi.
Pekerjaan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air. Sesuai papan informasi di lokasi, nilai kontrak mencapai Rp 977.425.000 bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026. Proyek dikerjakan CV. Jaya Nusantara dengan target penyelesaian 120 hari kalender, berlokasi di Jalan Duren Raya Blok D56 No.10, Lingkungan Saribumi RT 07/RW 18.
H. Endang, Ketua RW 18 Kelurahan Binong, menyebut pembangunan ini lahir dari kebutuhan mendesak warga. "Selama ini jika hujan lebat, wilayah kami pasti banjir. Ketinggian air bahkan bisa mencapai setinggi dada orang dewasa. Alhamdulillah, sejak Agustus lalu tanggul mulai dibangun dan berjalan lancar seperti harapan kami," ujarnya.
Di lokasi, pelaksanaan tampak tertib dan terkendali. Para pekerja terlihat disiplin mengikuti aturan keselamatan kerja (K3) serta mengenakan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm pengaman, sepatu keselamatan, dan perlengkapan lain saat bekerja. Hal ini menjadi salah satu aspek yang disorot positif warga yang memantau pelaksanaan.
Ki Adnan, penanggung jawab proyek dari CV. Jaya Nusantara, menjelaskan saat ini progres mencapai 35 persen setelah berjalan sekitar 35 hari. Pengerjaan berjalan bertahap mulai dari persiapan lahan, pembuatan pondasi berbentuk trapesium, hingga pemasangan tulangan besi.
"Kami mengutamakan ketelitian di setiap tahap demi mutu maksimal dan struktur yang kokoh, mengingat tanggul ini dirancang untuk jangka panjang," ucap Ki Adnan. Warga menyambut baik pelaksanaan yang cermat, tertib, dan memperhatikan keselamatan kerja ini. Mereka berharap proyek selesai tepat waktu dan mampu berfungsi optimal menahan luapan air, sehingga pemukiman Saribumi tidak lagi terendam banjir di masa mendatang.
***Galih RM.jurnal-ankol.id***